Kamis, 02 April 2026

Indodax edukasi masyarakat aset kripto sebagai investasi digital

 PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) menegaskan komitmen dan konsistensinya dalam menghadirkan edukasi serta membangun pemahaman masyarakat mengenai aset kripto sebagai instrumen investasi digital.

Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian menyatakan upaya tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kepercayaan publik terhadap berbagai institusi dan layanan keuangan di Indonesia.

"Edukasi menjadi fondasi penting dalam perkembangan industri kripto. Melalui Indodax Academy, kami mendorong peningkatan pemahaman masyarakat agar mampu menerapkan manajemen risiko yang disiplin dan mengambil keputusan investasi yang lebih bijak," ujar dia di Jakarta.

Seiring dengan pertumbuhan industri, lanjutnya, pihaknya terus memperkuat posisinya melalui pengembangan fitur, peningkatan sistem keamanan, serta kolaborasi dengan berbagai mitra di sektor keuangan digital guna memastikan layanan yang andal dan perlindungan optimal bagi anggota.

Terkait komitmen perusahaan dalam mendorong edukasi masyarakat soal aset kripto, mengantarkan Indodax kembali meraih dua penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026 pada kategori Platform Pedagang Kripto dan Produk Digital Asset Custodians yang diselenggarakan oleh Investortrust

Menurut Aloysia, penilaian dalam penghargaan tersebut berbasis survei daring yang mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi dan layanan keuangan di Indonesia.

Penghargaan ini sekaligus menjadi barometer konsumen dalam memilih brand, serta mendorong pelaku industri untuk terus menjaga integritas, menghadirkan inovasi, dan meningkatkan kualitas layanan.

"Dengan lebih dari 9,8 juta pengguna, kami secara konsisten mendorong literasi aset digital, kripto, dan teknologi blockchain di Indonesia sejak berdiri pada 2014," ujar dia dalam keterangannya.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Indodax Academy, kanal edukasi yang menghadirkan berbagai materi seputar blockchain, Bitcoin, mining, hingga aset kripto lainnya.

"Kami akan terus berfokus pada penguatan sistem keamanan, peningkatan kualitas layanan, serta mendorong pengembangan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia," katanya.


Polandia tolak serahkan sistem rudal Patriot ke AS

 Menteri Pertahanan Nasional Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz pada Selasa (31/3) menyatakan negaranya tidak akan menyerahkan sistem pertahanan rudal Patriot kepada Amerika Serikat.

Sebelumnya, surat kabar Rzeczpospolita melaporkan bahwa AS meminta Polandia memindahkan satu dari dua baterai Patriot-nya ke Timur Tengah.

"Baterai Patriot kami digunakan untuk melindungi wilayah udara Polandia dan sayap timur NATO. Dalam hal ini tak ada perubahan, dan kami tak punya rencana memindahkannya ke mana pun!" kata Kosiniak-Kamysz di platform X.

Ia menambahkan Amerika Serikat memahami posisi tersebut.

"Sekutu kami tahu dan memahami betapa pentingnya misi kami di sini. Keamanan Polandia adalah prioritas utama kami," katanya.

Hal senada juga disuarakan Wakil Menteri Pertahanan Polandia Cezary Tomczyk.

"Sistem Patriot Polandia tetap berada di Polandia. Sistem tersebut memiliki tugas di dalam negeri, yakni melindungi Polandia dan sayap timur NATO," tulis Tomczyk di X.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.