Merek truk ikonik China percepat ekspansi di Asia dan Afrika
Produsen kendaraan komersial asal China, FAW TRUCKS, semakin memperluas jangkauannya ke pasar Afrika dan Asia, bertepatan dengan peringatan 70 tahun sejak merek tersebut meluncurkan truk buatan dalam negeri pertama di China.
Perusahaan tersebut, yang merupakan anak perusahaan dari badan usaha milik negara China FAW Group, meluncurkan truk heavy-duty unggulannya, J7, di Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel) pekan ini.
Peluncuran ini merupakan langkah terbaru dalam upaya merek tersebut memperluas jejak globalnya dan bersaing dengan produsen-produsen truk internasional ternama, menurut pejabat perusahaan itu.
Afsel telah berkembang menjadi pasar strategis bagi FAW TRUCKS, beralih dari model yang berfokus pada ekspor menjadi operasi produksi dan layanan yang dilokalisasi, di mana FAW TRUCKS berhasil menempati posisi puncak dalam penjualan lokal selama dua tahun berturut-turut.
"Peluncuran J7 di Afsel merupakan langkah penting bagi kami untuk memajukan inisiatif SPRINT 2030, sejalan dengan strategi keterbukaan tingkat tinggi China," ujar Zhang Xiaofan, Wakil Presiden FAW Group China.
"SPRINT 2030" merupakan strategi pengembangan luar negeri utama FAW TRUCKS, yang berfokus pada pembangunan rantai penuh (full-chain) sistem operasional global yang terlokalisasi, memperkuat kehadirannya di pasar-pasar utama mancanegara, serta meningkatkan daya saing produknya di tingkat global, dengan tujuan akhir untuk berkembang menjadi produsen kendaraan komersial kelas dunia sekaligus merek otomotif China pertama yang berusia satu abad pada 2030.
Di Indonesia, FAW TRUCKS juga telah mencapai tonggak penting dalam bidang manufaktur.
Truk LN4×4 pertama perusahaan tersebut yang diproduksi di pabrik perakitan lokal, atau disebut juga Completely Knock Down (CKD), telah diluncurkan dari lini produksi dalam beberapa pekan terakhir, yang menandai terobosan besar dalam kapabilitas manufaktur lokal mereka di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.
Selama setahun terakhir, FAW TRUCKS telah berhasil meraih sejumlah pesanan skala besar dari para pembeli di Indonesia. Saat ini, merek tersebut memiliki armada truk jalan raya dengan operasional terbesar di antara merek-merek asal China di Indonesia, serta memimpin pasar lokal dalam penjualan truk bertenaga kuda besar.
Perusahaan tersebut juga memiliki sertifikasi regulasi yang paling lengkap dibandingkan produsen otomotif asal China lainnya di Indonesia, dengan cakupan menyeluruh untuk model kendaraan luar jalan raya (off-highway). Operasionalnya telah membantu meningkatkan efisiensi logistik lokal dan mendukung pembangunan infrastruktur di seluruh negeri
Li Sheng, chairman FAW Jiefang Group Co., Ltd., menyebutkan bahwa perusahaan harus mempercepat inisiatif SPRINT 2030 dengan tujuan membangun merek otomotif China pertama yang berusia satu abad.
"Perusahaan akan memperkuat kehadirannya di pasar-pasar mancanegara yang menjadi target, menjalin kemitraan jangka panjang dengan klien-klien utama, serta mengembangkan sistem operasional global yang terlokalisasi secara penuh," tutur Li.
Pada 13 Juli 1956, truk Jiefang pertama resmi diluncurkan dari lini perakitan di Changchun, China timur laut.
Kendaraan tersebut mengakhiri sejarah China yang sebelumnya tidak mampu memproduksi kendaraan bermotor sendiri. Dalam 70 tahun sejak saat itu, FAW TRUCKS telah memproduksi lebih dari 9 juta truk melalui tujuh generasi, yang sekaligus menandai kebangkitan industri otomotif China dari sektor yang masih baru berkembang menjadi kekuatan global.
0 Response to "Merek truk ikonik China percepat ekspansi di Asia dan Afrika"
Posting Komentar