Kartu merah akibat insiden tarik rambut kembali terjadi di Liga Premier, saat pemain Sunderland, Dan Ballard, diusir dari lapangan setelah tinjauan VAR
Kontroversi di Molineux
Insiden tersebut terjadi di awal babak pertama di Molineux saat Ballard terlibat perebutan bola dengan striker Wolves, Tolu Arokodare. Saat berebut bola, pemain Sunderland itu tampak mencengkeram seikat rambut kepang panjang sang penyerang, sehingga pertandingan dihentikan untuk tinjauan video. Wasit Paul Tierney, setelah memeriksa monitor di pinggir lapangan, menilai tindakan tersebut sebagai perilaku kasar dan langsung mengeluarkan kartu merah.
Meskipun harus kehilangan pemain, Sunderland sebenarnya sempat memimpin lebih dulu lewat sundulan Nordi Mukiele. Namun, kartu merah tersebut memaksa tim tamu bermain lebih dari satu jam dengan keunggulan jumlah pemain - situasi yang dimanfaatkan Wolverhampton pada menit ke-54 ketika Santiago Bueno mencetak gol penyama kedudukan.
Tonton klipnya
Pertanyaan seputar konsistensi masih belum terjawab
Dominic Calvert-Lewin menjadi sorotan dalam kontroversi wasit terbaru saat pertandingan semifinal Piala FA antara Leeds United melawan Chelsea di Wembley, Minggu lalu. Penyerang tersebut tampak menarik rambut bek Chelsea, Marc Cucurella, namun lolos dari sanksi resmi meskipun telah melalui tinjauan VAR yang cukup lama. Keputusan tersebut sangat mencolok karena terjadi hanya beberapa minggu setelah Lisandro Martinez diusir dari lapangan karena pelanggaran yang persis sama terhadap Calvert-Lewin sendiri — sebuah insiden yang juga dipimpin oleh Tierney — sehingga membuat para penggemar dan pakar mempertanyakan ketidakkonsistenan yang jelas dalam keputusan-keputusan krusial ini.
Sikap keras Asosiasi Sepak Bola Inggris
Asosiasi Sepak Bola telah menegaskan posisinya terkait jenis pelanggaran ini setelah serangkaian insiden yang terjadi musim ini. Sebuah panel disiplin resmi sebelumnya menyatakan bahwa "demi kepentingan sepak bola secara luas, 'menarik rambut' tidak boleh ditoleransi dan harus dicegah melalui sanksi yang konsisten".
Pendekatan ketat ini tidak disukai oleh banyak manajer di divisi tersebut. Manajer Manchester United, Michael Carrick, telah menjadi kritikus vokal terhadap pengusiran semacam itu di masa lalu, dan pernah menggambarkan kartu merah akibat menarik rambut sebelumnya sebagai “salah satu keputusan terburuk” yang pernah ia lihat. The Black Cats kini kemungkinan besar akan menghadapi kemungkinan bermain tanpa Ballard selama tiga pertandingan kecuali mereka memilih untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Ketidakpercayaan Ballard
Ballard sendiri tampak terkejut dengan keputusan tersebut; ia tetap berada di lapangan untuk membela diri sebelum akhirnya berjalan menuju terowongan. Para pendukung berpendapat bahwa mata sang bek tertuju sepenuhnya pada bola, dan bahwa kontak dengan rambut Arokodare itu murni tidak disengaja saat terjadi perebutan bola yang sengit.


0 Response to "Kartu merah akibat insiden tarik rambut kembali terjadi di Liga Premier, saat pemain Sunderland, Dan Ballard, diusir dari lapangan setelah tinjauan VAR"
Posting Komentar