Pasang Iklan Grais

Pameran Kamboja kuno suguhkan sejarah Khmer di China

 Sebuah pameran bertajuk "Angkor, Harta Bersejarah dari Khmer Kuno" digelar di Museum Shanxi di Provinsi Shanxi, China utara, dan berhasil memikat banyak pengunjung setempat. Pameran ini menjadi pertama kalinya peninggalan Kamboja kuno ditampilkan dalam jumlah besar di provinsi tersebut.

Lebih dari 130 patung Buddha, porselen, patung ukir, dan komponen arsitektur kuno, yang berasal dari zaman Kerajaan Funan, Kerajaan Chenla, hingga puncak zaman Angkor, menampilkan seluruh proses perkembangan peradaban Khmer.

Menurut pihak penyelenggara, pameran yang dibuka sejak 5 Juni dan akan berlangsung hingga 7 Oktober ini menghadirkan banyak peninggalan bersejarah yang dipamerkan untuk pertama kalinya di China. Bahkan, sejumlah artefak dipamerkan untuk pertama kalinya di luar Kamboja.

Pameran ini terdiri dari tiga bagian, yakni "Asal Usul Kerajaan", "Arsitektur dan Tata Kelola", serta "Pesona Kesenian". Setiap bagian memamerkan kehidupan rakyat pada masing-masing rentang waktu dalam sejarah, beragam harta benda yang indah, dan proses perpaduan beragam peradaban di Kamboja.

Situs Angkor tercantum dalam Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO pada 1992 dan menjadi salah satu destinasi wisata ternama di Kamboja. Pada hari pembukaan pemeran tersebut, sebuah delegasi dari Museum Nasional Kamboja mengunjungi Museum Shanxi. Sejumlah pejabat tinggi dari Kementerian Kebudayaan dan Kesenian Kamboja serta Museum Nasional Kamboja melakukan diskusi dengan kepala Museum Shanxi, Wang Xiaoyi, dan pejabat-pejabat terkait di China.

Yang Yun, selaku pihak penyelenggara pameran ini, mengatakan bahwa pameran ini menghadirkan banyak jenis benda pemeran dan seperti mementaskan dialog antara peradaban Khmer dan Tionghoa, yang merupakan dua peradaban bersejarah dan tersohor di dunia.

"Pameran ini meletakkan landasan kokoh bagi kerja sama di masa mendatang. Semoga Kamboja dan China dapat menjalin kerja sama berkelanjutan di bidang pelestarian warisan budaya, mendorong lebih banyak pameran dan kerja sama akademis sehingga memperkaya makna pertukaran kebudayaan," ujar LY Vanna, selaku sekretaris negara dari Kementerian Kebudayaan dan Kesenian Kamboja.



 

0 Response to "Pameran Kamboja kuno suguhkan sejarah Khmer di China"

Posting Komentar