Pasang Iklan Grais

Alasan Indra Kenz dijebloskan sel khusus dengan pengamanan maksimal Lapas Tangerang usai batal bebas

 Nasib influencer Indra Kenz semakin miris setelah ketahuan menggunakan fasilitas mewah di Lapas Cibinong dan batal mendapatkan pembebasan bersyarat (PB). 

Pria yang dijuluki Crazy Rich Medan itu kini dipindah ke Lapas Kelas 1 Tangerang. 

Tak hanya itu, pemilik nama asli Indra Kesuma ini jugaharus menghuni sel khusus dengan pengamanan maksimum di Lapas Tangerang. 

Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang, Beni Hidayat mengakui hal itu. 

"Guna kepentingan pemeriksaan dan audit investigasi lebih lanjut, yang bersangkutan kami tempatkan pada sel isolasi khusus blok maksimum sekuriti," ujar Beni kepada TribunTangerang.com, Jumat (9/10/2026).

​Sel isolasi khusus dengan pengamanan tingkat tinggi merupakan fasilitas dengan tingkat pengawasan terketat di dalam penjara selama proses investigasi berlangsung.

Dalam ruangan itu pergerakan warga binaan pemasyarakatan sangat dibatasi, terpisah dari narapidana lain, serta mendapatkan pengawalan ekstra ketat dari petugas 24 jam penuh. 

Penempatan Indra Kenz di sel khusus itu dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan sebelum menentukan langkah pembinaan Indra Kenz selanjutnya.

"Sementara ini treatmentnya security approach dalam artian masih dalam tahap pemeriksaan dan investigasi yang mengutamakan keamanan," ungkapnya.

"Berikutnya jika sudah didapatkan hasil pemeriksaan seperti apa, baru dilanjutkan kepada treatment approach yang berfokus pada pembinaan," paparnya.

​Menurut Beni, alasan dipindahkannya Indra Kenz ke Lapas Kelas 1 Tangerang merupakan kewenangan penuh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imipas.

Indra Kenz yang menjadi terpidana penipuan investasi bodong aplikasi Binomo  itu diserahkan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor untuk melanjutkan sisa masa pidana usai status bebas bersyaratnya dicabut.

Narapidana yang memiliki nama lengkap Indra Kesuma bin Lie Hock Sun itu masuk pada Kamis (8/10/2026) pukul 13.32 WIB kemarin.

​"Ya betul kami menerima penyerahan satu orang warga binaan pemasyarakatan atas nama Indra Kusuma guna menjalani kembali sisa pidana di Lapas Kelas 1 Tangerang," tuturnya.

​"Kami hanya menerima penyerahan, jadi untuk alasan itu menjadi kewenangan dari Ditjen," sambungnya.

​Proses penerimaan Indra Kenz ke lapas yang berlokasi di Jalan Veteran Babakan, Kota Tangerang, Banten itu dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Petugas langsung melakukan verifikasi berkas, pencocokan identitas, pemeriksaan kesehatan, serta asesmen screening atau penyaringan penempatan narapidana.

"Pengawalan Indra Kenz dilakukan secara ketat oleh tim gabungan dari Bapas Kelas II Bogor, Lapas Kelas IIA Cibinong, serta Direktorat Kepatuhan Internal dan Pengamanan (Patnal) Ditjen Pas," jelasnya.

Sempat Bebas Bersyarat

Nama Indra Kenz mencuat setelah terjerat kasus penipuan investasi bodong berbasis binary option melalui aplikasi Binomo serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). 

Pada 14 November 2022, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 12 bulan kurungan.

Hingga akhirnya pada Kamis (24/9/2026) Indra Kenz dinyatakan menerima status bebas bersyarat tepat satu hari setelah Ombudsman RI menggelar inspeksi mendadak atau sidak adanya fasilitas hunian mewah di Lapas Cibinong.

Indra Kenz yang merupakan terpidana kasus penyebaran berita bohong dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Binomo ini sedianya bebas bersyarat pada 24 September 2026. 

Namun, Pembebasan Bersyarat Crazy Rich Medan ini dicabut setelah dia ketahuan menggunakan fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang sempat ramai di media sosial.

Artinya, Indra Kenz masih harus mendekam di tahanan untuk beberapa tahun ke depan.  

Pencabutan PB Indra Kenz dikonfirmasi langsung Inspektur Jenderal Kementerian Imipas, Rudi Setiawan, di Kantor Kementerian Imipas, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026). 

Rudi menjelaskan bahwa tim investigasi menemukan alih fungsi fasilitas lapas secara ilegal.

Pihak lapas awalnya menggunakan area guest house sebagai gudang penyimpanan barang serta kantor sarana asimilasi dan edukasi. 

Namun, oknum pengelola merombak tempat tersebut menjadi fasilitas kunjungan eksklusif dengan sokongan dana dari narapidana.

"Tapi kemudian dirubah menjadi guest house. Sumber dana juga dari warga binaan dan digunakan untuk menerima kunjungan. Ketika warga binaan menerima kunjungan dilakukan di tempat tersebut," ujar Rudi Setiawan.

Selain guest house, tim investigasi menemukan tiga unit kontainer penyimpan barang di area lapas. 

Meskipun kontainer tersebut terdaftar sebagai barang milik negara, warga binaan mendanai dan mengisi penuh fasilitas di dalamnya. 

Indra Kenz terbukti menguasai dan memanfaatkan salah satu dari tiga kontainer tersebut.

"Yang selanjutnya ada kontainer, ada tiga kontainer. Kontainer ini semua tercatat, tercatat di barang milik negara, tetapi isinya diadakan oleh warga binaan. Sebagaimana sudah ketemu di sana dan salah satunya adalah itu Indra Kesuma [Indra Kenz]," tutur Rudi.

"Dan PB-nya sudah kami rekomendasikan kepada Dirjenpas untuk ditarik kembali," tambah Rudi.

Kejanggalan Remisi Indra Kenz

Selain keterlibatan dalam fasilitas mewah, ia mengungkapkan adanya indikasi kejanggalan dalam pemberian remisi kepada sang influencer.

"Ya, kita cabut [bebas bersyaratnya] karena ada proses remisinya yang tidak benar," tegas Rudi Setiawan saat menerangkan alasan pencabutan hak istimewa tersebut.

Terkait hal ini juga dibenarkan Menteri Imipas Agus Andrianto .

Dia mengatakan, pencabutan pembebasan bersyarat Indra Kenz berkaitan dengan proses remisi yang dinilai tidak sesuai prosedur.

"Ya, kita cabut (bebas bersyaratnya) karena ada proses remisinya yang tidak benar," ujar Agus di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (5/10/2026).

0 Response to "Alasan Indra Kenz dijebloskan sel khusus dengan pengamanan maksimal Lapas Tangerang usai batal bebas"

Posting Komentar