Senin, 30 Juni 2025

Dampak Konflik Iran-Israel terhadap Jadwal Penerbangan Jemaah Umrah Indonesia

 Serangan rudal yang dilakukan Iran ke daerah Qatar dalam konflik Iran-Israel mengakibatkan sejumlah maskapai penerbangan membatalkan rute mereka ke dan dari Timur Tengah. Ini juga berdampak pada beberapa penerbangan jamaah haji dan umrah dari Indonesia.

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menjelaskan ketegangan di Kawasan Timur Tengah semakin meningkat setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap Pangkalan Militer Amerika Serikat di Al Udeid, Qatar, pada Selasa, 24 Juni 2025

Pembatalan atau penjadwalan kembali bisa terjadi kapan saja bagi para calon jamaah umrah yang hendak berangkat ke Arab Saudi, mengingat meningkatnya dampak perselisihan antara Iran dan Israel.

“Dampak terburuknya adalah ditutupnya wilayah udara Saudi baik secara temporer maupun jangka panjang,” kata Muhammad Firman Taufik, Ketua Umum HIMPUH, sebagaimana dikutip dari laman resmi HIMPUH, 24 Juni 2025.

Ia menekankan bahwa menurut hukum, pembatalan atau penjadwalan ulang penerbangan keberangkatan ke Arab Saudi pada saat-saat seperti ini termasuk dalam klausul force majeure.

Imbas terhadap Jemaah Haji

Dua kloter dari Embarkasi Surabaya (SUB 43 dan SUB 44) yang masing-masing berjumlah sekitar 380 jemaah, menghadapi keterlambatan penerbangan akibat situasi eskalatif di beberapa daerah di Timur Tengah.

Dilansir dari laman haji.kemenag.go.id, pada 24 Juni 2025, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief di Makkah menyampaikan proses penundaan kepulangan ini diakibatkan oleh keamanan jalur udara di tengah dinamika kawasan Timur Tengah.

“Insya Allah kita terus melakukan pendorongan jemaah sesuai dengan program yang kita desain. Sebagian sudah tiba di Bandara Jeddah untuk kembali ke Indonesia, sementara sebagian lainnya masih berada di Madinah dan akan tinggal sekitar sembilan hari ke depan sebelum dijadwalkan pulang,” kata dia.

Setelah mengalami penundaan, Kloter SUB 44 kemudian dijadwalkan melakukan penerbangan pada 24 Juni 2025 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dengan maskapai Saudia Airlines nomor penerbangan SV 5440.

Sementara itu, untuk kloter SUB 43 dijadwalkan keesokan harinya pada Selasa, 25 Juni 2025 pukul 00.01 WAS dengan penerbangan Saudia SV 5302.

Akan tetapi, SUB 44 kembali mengalami penundaan keberangkatan ke Indonesia akibat adanya penutupan Bandara Muscat di Oman akibat perang Iran dan Israel. Hal ini menyebabkan kloter SUB 44 baru bisa take off pada 25 Juni pukul 21.00 waktu Saudi Arabia. Sementara itu, kloter SUB 43 diberangkatkan keesokan harinya.

Hingga saat ini, 51,62 persen dari jumlah total kloter jemaah haji sudah kembali ke Indonesia. Mereka terdiri dari 271 kloter atau sekitar 105. 503 jemaah. Sesuai dengan Rencana Perjalanan Haji (RPH) untuk Tahun 1446 H/2025 M, proses pemulangan jemaah haji ke Tanah Air akan berlanjut hingga 11 Juli 2025.

Kritik Juergen Klopp untuk Piala Dunia Klub 2025: Turnamen Gila dan Tidak Manusiawi

  Eks pelatih Liverpool, Juergen Klopp, melontarkan kritik keras terhadap penyelenggaraan Piala Dunia Klub 2025.

Turnamen garapan FIFA dengan format baru ini sudah memasuki tahap 16 besar.

Semakin jauh perjalanan sebuah tim, semakin sempit pula masa persiapan mereka menyambut musim kompetisi baru.

Waktu penyelenggaraan Piala Dunia Klub 2025 memang ramai mengundang kontroversi.

Pentas ini digelar pada pertengahan tahun, di mana seharusnya mayoritas klub anggota liga top Eropa sedang berlibur.

Juergen Klopp cemas efek turnamen berdampak buruk terhadap kondisi pesepak bola.

Apalagi lokasi dan waktu pertandingannya di Amerika Serikat tidak ramah untuk para pemain di tengah ancaman cuaca terik.

Andai melaju ke final, klub peserta baru bisa membubarkan skuad setelah 13 Juli.

Belum selesai di situ, mereka sudah harus menjalani agenda pramusim dengan serangkaian uji coba.

Susahnya, para pemain tidak bisa menolak dan tak punya pilihan selain mengikuti perintah dari klub ataupun otoritas lebih tinggi.

Akibatnya, Klopp menilai Piala Dunia Klub adalah sebuah kegilaan yang mutlak dan ide terburuk yang pernah diterapkan di dunia sepak bola.

Menurut figur kondang asal Jerman, turnamen ini hanya menambah beban bagi para pemain yang sudah tertekan oleh jadwal yang padat.

"Saya mengerti bagi beberapa klub, uangnya (hadiah dari turnamen ini) banyak, tapi tidak semua tim seperti itu," katanya dalam interviu aktual bersama Welt am Sonntag.

"Para pemain tidak punya waktu untuk pulih, baik secara fisik maupun mental."

"Tahun lalu ada Copa America dan Piala Eropa."

"Tahun ini Piala Dunia Klub, dan tahun depan Piala Dunia."

"Kapan mereka bisa istirahat?" ucap Klopp, yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global untuk RedBull.

Pelatih top yang berpisah dari Liverpool tahun lalu itu membandingkan kondisi para pesepak bola yang terjun di Piala Dunia Klub dengan atlet NBA.

"Seorang pemain NBA mendapatkan banyak uang dan beristirahat empat bulan setahun," lanjut Klopp.

"Virgil van Dijk belum pernah mendapatkan istirahat seperti itu, apalagi gaji sebesar itu," tambahnya.

Sosok pemberi gelar Liga Champions untuk Liverpool paling mencemaskan efek jadwal padat ini terhadap kesehatan pemain.

"Saya khawatir muncul gelombang cedera yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata pria 58 tahun.

"Mereka diharapkan memainkan setiap pertandingan seolah-olah itu final untuk 70 atau 75 kali setahun."

"Tidak bisa terus seperti ini. Tanpa istirahat, bahkan produknya pun kehilangan nilai."

"Selama karier saya, saya hanya sekali memiliki persiapan dua setengah minggu dengan seluruh tim tersedia."

"Kemudian kami bermain setiap tiga hari selama setahun penuh. Itu tidak manusiawi," ucapnya lagi.

Mantan klub asuhan Klopp, Liverpool, tidak ikut terjun dalam Piala Dunia Klub 2025.

The Reds gagal memenuhi syarat lolos sebagai salah satu tim berperingkat terbaik dalam koefisien empat tahunan UEFA ataupun juara Liga Champions dalam periode 2021-2024.

Rabu, 25 Juni 2025

Hasrat Balas Dendam, Striker Naturalisasi Vietnam Tak Sabar Hancurkan Malaysia

 Pemain naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son, secara terbuka menyatakan rencana balas dendam kepada Malaysia.

Rafaelson atau juga Nguyen Xuan Son kembali ke atas lapangan usai mengalami cedera patah kaki.

Meski begitu, kembalinya Nguyen Xuan Son bukan untuk bermain, melainkan merayakan gelar juara.

Ya, Xuan Son menjadi bagian dari perayaan Nam Dinh FC yang merengkuh gelar juara V-League 2024-2025.

Pemain naturalisasi asal Brasil itu merasa senang bisa kembali berkumpul bersama rekan setimnya di klub.

Meski begitu, pemain berusia 27 tahun itu belum bisa memastikan kapan bisa kembali bermain lagi.

"Saya sangat senang karena ini hadiah yang pantas bagi tim, pelatih, para pemain dan semua anggota."

"Namun, saya tidak bisa memastikan kapan saya akan bertanding lagi," kata Nguyen Xuan Son.

"Saya mengikuti petunjuk dokter dengan seksama. Berlatih setiap hari dengan tekan 100 persen."

"Saya yakin itu (kembali bermain) akan segera terjadi," imbuhnya.

Xuan Son mengalami cedera patah tulang fibula kanan saat bermain untuk Vietnam di final leg kedua Piala AFF 2024.

Dalam pertandingan yang digelar di markas Thailand itu, Xuan Son harus ditarik keluar di babak pertama pertandingan.

Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan intensif atas cederanya itu.

Setengah tahun berlalu, Xuan Son masih berkutat dengan pemulihan cederanya itu.

Meski begitu, satu pesan tegas dilontarkan pemain asal Brasil tersebut, khususnya untuk Malaysia.

Pemain bernama asli Rafaelson itu mengaku tak terima Vietnam dibantai, ia menegaskan akan balas dendam.

"Saya ingin kembali dan membalas dendam kepada Malaysia," kata Nguyen Xuan Son.

Bukan hal mustahil untuk Xuan Son dapat balas dendam, ia masih punya banyak waktu untuk pemulihan.

Mengingat pertemuan Vietnam dengan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 baru akan terjadi lagi pada Maret 2026.

Vietnam benar-benar hancur saat melawat ke Bukit Jalil usai menelan kekalahan telak dengan skor 4-0.

Kekalahan itu membuat Vietnam dalam posisi sulit, khususnya untuk bisa mendapatkan tiket ke Piala Asia 2027.

Mengingat hanya juara grup yang bisa mendapatkan tiket ke putaran final turnamen ini. 

Iran Balas Dendam: Rudal Hujani Israel di Tengah Seruan Damai Trump

 Langit 'Israel' kembali meraung, bukan oleh petir, tapi rudal. Sirene meraung di Tel Aviv dan Haifa. Di saat Trump bicara damai, Iran bicara lewat misil. Dunia Timur tengah di ujung bara.

Sejak 13 Juni, dentuman tak berhenti. Darah menggenang di Teheran, luka menganga di Haifa. Kini, setelah Fordow dibom dan Trump menelepon Netanyahu untuk "mengakhiri putaran", Iran justru menjawab dengan serangan baru..

Pada Senin malam 23 Juni 2025, Iran kembali menembakkan rudal ke jantung 'Israel', menyulut sirene peringatan di wilayah tengah dan utara. Kota-kota yang baru saja bernapas lega kini kembali berguncang dalam kecemasan.

Diplomasi di meja, rudal di langit

"Sistem pertahanan sedang bekerja keras," ujar militer 'Israel' dalam pernyataan yang terdengar lebih seperti mantra ketakutan daripada kepastian.

Hanya 24 jam sebelumnya, Presiden Donald Trump, yang memerintahkan salah satu serangan udara terbesar ke fasilitas nuklir Iran, menelepon Benjamin Netanyahu. Bukan untuk merencanakan serangan lanjutan, tapi untuk menyampaikan hal sebaliknya: ia ingin damai.

“Kami sudah cukup,” kata Trump. “Kami tidak ingin melanjutkan… kecuali Iran menyerang lagi.”

Dan Iran menjawab. Bukan dengan kata, tapi dengan rudal. Bukan dengan diplomasi, tapi dengan dentuman.

Hitungan nyawa, bukan hanya strategi

Sejak 13 Juni 2025, ketika 'Israel' pertama kali menyerang fasilitas militer dan nuklir Iran, angka-angka kematian terus naik:

• 430 jiwa melayang di Iran, lebih dari 3.500 orang terluka.

• 25 warga Israel tewas, ratusan lainnya luka-luka akibat balasan Iran.

Sekarang, jumlah itu hampir pasti bertambah.

Di Haifa, seorang ayah memeluk anaknya di ruang bawah tanah. Di Teheran, seorang ibu menangisi puing-puing tempat tinggalnya yang porak-poranda. Mereka tak pernah duduk di meja diplomasi. Tapi mereka yang selalu jadi korban.

Retorika damai, realita perang

Trump mungkin berharap menciptakan momentum damai setelah "sukses" membombardir Fordow, Natanz, dan Isfahan. Tapi serangan bukanlah pembuka pintu diplomasi—setidaknya tidak bagi Iran.

Apa yang dilakukan Trump—menyerang, lalu menawarkan damai—lebih mirip politik api dan air: membakar lalu berpura-pura memadamkan.

Sementara itu, Iran tampaknya memegang prinsip satu untuk satu: "Jika darah kami ditumpahkan, maka langit musuh kami tak akan tenang."

Arah ke mana timur tengah?

Pertanyaannya kini bukan lagi siapa benar siapa salah. Tapi:

Apakah dunia siap dengan satu lagi perang besar di Timur Tengah?

Apakah PBB, negara-negara Arab, Uni Eropa, atau siapa pun, masih memiliki suara cukup lantang untuk menghentikan dua negara yang sudah terlalu lama berseteru?

Trump mungkin sudah menutup buku serangan. Tapi Iran baru saja membuka bab baru

Sabtu, 21 Juni 2025

Putin dan Xi Jinping Kompak Kecam Serangan Israel ke Iran, Desak De-eskalasi Konflik

  Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping telah menyuarakan kritik tajam terhadap serangan Israel ke Iran. Kedua pemimpin menyerukan de-eskalasi konflik menyusul percakapan telepon yang mereka lakukan pada Kamis lalu.

Mereka menunjukkan front persatuan dalam menanggapi krisis yang memanas, terutama setelah rival geopolitik bersama mereka, Amerika Serikat, mengindikasikan tidak mengesampingkan kemungkinan bergabung dalam serangan Israel ke Iran.

Sikap Bersatu Menentang Solusi Militer

Dalam panggilan tersebut, Presiden Xi Jinping menyerukan kepada "kekuatan-kekuatan besar" untuk membantu meredakan konflik, sebuah sindiran halus yang merujuk pada Washington.

Dilansir Pikiran Rakyat Sumedang dari laman Al Jazeera, Rusia, yang memiliki pakta kerja sama strategis dengan Teheran, menyatakan bahwa mereka telah mendesak AS untuk tidak menyerang Iran, memperingatkan bahwa hal itu akan sangat mengacaukan stabilitas kawasan dan berisiko memicu bencana nuklir.

Setelah panggilan tersebut, ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, menyampaikan kepada wartawan bahwa Putin dan Xi "mengutuk keras tindakan Israel, yang melanggar Piagam PBB dan norma-norma hukum internasional lainnya."

Ushakov menambahkan bahwa kedua pemimpin "secara fundamental percaya bahwa tidak ada solusi militer untuk situasi saat ini dan masalah terkait program nuklir Iran." Ia menegaskan bahwa solusi "harus dicapai secara eksklusif melalui cara politik dan diplomatik".

Rusia Tawarkan Diri sebagai Mediator, China Mendukung

Presiden Putin telah mengajukan negaranya sebagai mediator potensial dalam konflik seputar program nuklir Iran, namun tawaran ini sejauh ini belum diterima.

Ushakov mengungkapkan bahwa dalam percakapan telepon tersebut, Putin kembali menyampaikan usulnya untuk menjadi mediator.

Presiden Xi Jinping pun menyatakan dukungannya, "karena ia percaya hal itu dapat berfungsi untuk meredakan situasi akut saat ini". 

Media pemerintah China melaporkan bahwa selama panggilan tersebut, Xi menyerukan semua pihak, "terutama Israel," untuk "menghentikan permusuhan sesegera mungkin guna mencegah eskalasi siklus dan dengan tegas menghindari meluasnya perang."

Xi menambahkan bahwa "negara-negara besar" dengan "pengaruh khusus" di kawasan tersebut harus meningkatkan upaya diplomatik mereka untuk de-eskalasi situasi, merujuk secara tidak langsung kepada AS.

Sikap tegas dan bersatu dari Rusia dan China ini menunjukkan kekhawatiran global terhadap potensi eskalasi konflik di Timur Tengah, serta dorongan kuat mereka terhadap penyelesaian masalah melalui jalur diplomasi.***

Malaysia Pantang Pakai Naturalisasi, Pelatihnya: Pemain Lokal Cukup!

  Pelatih Timnas U-23 Malaysia, Nafuzi Zain, mengaku pantang menggunakan pemain naturalisasi di ASEAN Cup U-23 2025.

ASEAN Cup U-23 2025 berlangsung di Jakarta pada 15-29 Juli di Indonesia, ada 10 konstestan yang dibagi menjadi tiga grup.

Grup A berisi Indonesia sebagai tuan rumah turnamen, bersama Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina.

Kemudian Grup B berisi Vietnam, Laos dan Kamboja, sedangkan Grup C berisi Thailand, Myanmar dan Timor Leste.

Keputusan mengejutkan diambil Nafuzi Zain selaku pelatih Timnas U-23 Malaysia jelang tampil di ajang ini.

Nafuzi Zain memutuskan untuk tidak memanggil pemain naturalisasi dan hanya ingin mengandalkan pemain lokal.

Seolah bertolak belakang dengan tim senior yang baru saja menuai hasil memuaskan dengan para pemain naturalisasinya.

Begitu pun tradisi yang coba dihilangkan, dua tahun lalu di ajang yang sama, Malaysia mengandalkan pemain naturalisasi, Fergus Tierney.

Keputusan Nafuzi Zain cukup berani, namun ia memastikan apa yang telah dilakukan memiliki dasar yang kuat.

Nafuzi percaya kepada para pemain lokal yang berkarier di Liga Super Malaysia memiliki kualitas terbaik dengan potensinya.

"Tim tidak akan memiliki pemain naturalisasi tetapi hanya bakat yang dilatih di Malaysia," kata Nafuzi Zain.

"Kami percaya bahwa Liga Super (Malaysia) akan memberikan banyak nama dengan potensi besar."

Nafuzi juga tidak akan sembarangan dalam memanggil pemain untuk masuk skuad Timnas U-23 Malaysia asuhannya.

Ia menyaring sesuai karakteristik pemain yang cocok dengan gaya bermain yang akan diusung Nafuzi Zain nanti.

Selain itu sejumlah pemain juga diambil dari skuad U-19 dan U-23 sebelumnya, yang jelas semua pemain muda lokal layak mendapat kesempatan.

"Kami melihat potensi pemain yang menurut saya cocok dengan gaya bermain seluruh tim."

"Beberapa pemain bermain untuk level U-19 dan U-23 sebelumnya, tetapi juga ada pemain yang belum pernah dipanggil ke tim nasional."

"Kami memberikan kesempatan kepada semua yang layak mendapatkannya," kata Nafuzi Zain lagi.

Menurut informasi yang beredar, Timnas U-23 Malaysia baru akan menyelesaikan daftar pemain pada 12 Juli mendatang.

Para pemain itulah yang nanti menjadi andalan Harimau Malaya muda mengarungi ASEAN Cup U-23 2025.

Target realistis pun diungkap, Nafuzi sadar Malaysia belum pernah bisa menjuarai Piala AFF U-23.

Akan tetapi besar harapannya bisa membawa timnasnya ini melaju hingga babak semifinal turnamen.

"Seluruh tim akan fokus pada setiap pertandingan, kami setidaknya harus memenuhi syarat untuk bisa masuk semifinal," pungkas Nafuzi.

Rabu, 18 Juni 2025

Update Hari Ke-4 Israel vs Iran: Tel Aviv Dilanda Kegelisahan, Mata-mata Dibunuh

 Perang antara Israel dan Iran sudah memasuki hari ke-4. Serangan terakhir menyebabkan 5 orang meninggal, sehingga jumlah korban tewas di Israel menjadi 17 orang sejak permusuhan dimulai.

CNN melaporkan di Jerusalem bahwa masyarakat mulai terlihat panik dan mengatakan menjadi korban terdampak perang.

Jalan-jalan di Tel Aviv dipenuhi puing-puing saat personel penyelamat dan militer mencari di antara puing-puing di lokasi kejadian yang tampaknya telah dihantam oleh empat rudal balistik.

"Kami keluar dengan sangat lambat karena kami takut," katanya kepada Diamond, seraya menambahkan bahwa "gedung-gedung runtuh saat kami berjalan."

Adapun serangan terakhir dari Iran diarahkan ke Tel Aviv dan kota Pelabuhan Haifa pada Senin (16/6). Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa perang akan semakin meluas.

Layanan darurat nasional Israel mengatakan tiga orang tewas di pusat negara itu, sementara puluhan lainnya terluka dalam serangan semalam, bagian dari gelombang serangan oleh Teheran sebagai balasan atas serangan pendahuluan Israel yang menargetkan program rudal nuklir dan balistik Iran yang dimulai pada Jumat lalu.

Operasi pencarian dan lokasi sedang berlangsung di Haifa, di mana sekitar 30 orang terluka, kata otoritas darurat.

Mata-mata Israel Dibunuh Iran

Melansir Guardian, disebutkan bahwa ada laporan mengenai Iran yang telah mengeksekusi seorang pria yang terbukti bersalah karena menjadi mata-mata untuk badan intelijen Israel, Mossad, kantor berita semi-resmi Fars melaporkan pada Senin, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.

Eksekusi tersebut adalah yang ketiga kalinya dalam beberapa minggu terakhir terkait dengan pelaksanaan spionase atas nama Israel.

Irak Ancam AS

Kelompok militan Syiah yang bermarkas di Irak, Kataib Hezbollah, mengancam akan menyerang pangkalan-pangkalan AS di wilayah tersebut jika negara adidaya tersebut memutuskan untuk campur tangan dalam konflik antara Iran dan Israel.

"Sementara Iran dengan berani dan teguh menentang agresi Zionis, kami memantau dengan saksama pergerakan tentara musuh AS di wilayah tersebut," demikian menurut pernyataan dari pemimpin kelompok tersebut, Abu Hussein al-Hamidawi yang diperoleh kantor berita RIA Novosti.

"Jika AS campur tangan dalam perang, kami tidak akan ragu untuk bertindak langsung terhadap kepentingan dan pangkalan-pangkalannya yang tersebar di seluruh wilayah," lanjutnya.

Ia juga meminta pemerintah Irak untuk mencegah eskalasi aksi militer, menutup Kedutaan Besar AS di Baghdad, dan mengusir pasukan pendudukan AS dari negara itu.

Disebutkan bahwa pasukan AS merupakan ancaman nyata bagi keamanan Irak dan stabilitas regional.

Eskalasi antara Iran dan Israel dimulai pada Jumat (13/6), ketika angkatan bersenjata Israel meluncurkan Operasi Rising Lion berskala besar, yang menyerang target-target militer Iran dan lokasi-lokasi program nuklir.

Angkatan udara Israel melancarkan beberapa gelombang serangan di berbagai wilayah Iran, termasuk Teheran, tempat sejumlah pejabat tinggi militer Iran tewas, termasuk Kepala Staf Umum Iran Mayjen Mohammad Bagheri dan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), serta beberapa ilmuwan nuklir.

Sebagai tanggapan, Iran melancarkan Operasi True Promise 3 terhadap fasilitas militer Israel.

Rekor Kandang Arab Saudi Bisa Membuat Timnas Indonesia Tersenyum di Ronde Keempat

 Timnas Indonesia bisa saja tersenyum lebar andai satu grup dengan Arab Saudi di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Arab Saudi dan Qatar sudah dipastikan bakal jadi tuan rumah ronde keempat.

Keputusan tersebut disampaikan AFC 

Undian bakal digelar pada 17 Juli 2025 dan belum ada konfirmasi apakah tim yang sudah pernah satu grup di ronde ketiga tidak bisa bertemu lagi di putaran selanjutnya.

Jika tetap diperbolehkan, maka Timnas Indonesia bisa saja berpotensi tersenyum lebar jika satu grup dengan Arab Saudi.

Pasalnya, Tim asuhan Herve Renard punya rekor kandang yang beda bak bumi dan langit dari Qatar.

Qatar datang ke ronde keempat dengan modal positif.

Pasalnya, Qatar baru sekali kalah sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia saat main di kandang sendiri.

Sementara itu, nasib berbeda dialami oleh Arab Saudi.

Arab Saudi sangat sulit bisa memenangkan pertandingan di kandang sendiri sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Total, Arab Saudi cuma menang tiga kali, imbang dua kali, dan kalah tiga kali.

Di ronde ketiga, Arab Saudi tertatih-tatih saat main di kandang sendiri.

Salem Al-Dawsari hanya menang sekali saja sepanjang ronde ketiga.

Bahkan Timnas Indonesia sukses mencuri poin saat tampil lawan Arab Saudi.

Arab Saudi hanya mengantongi satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Asosiasi Sepak Bola Arab Saudi sejauh ini sudah melakukan pergantian pelatih sepanjang ronde ketiga.

Mereka sempat memecat Roberto Mancini pada akhir Oktober dan membawa kembali Herve Renard.

Namun, Herve Renard belum bisa membawa kembali Arab Saudi bangkit saat tampil di kandang sendiri.

Arab Saudi cuma menang sekali lawan China pada Maret 2025 sepanjang era kepelatihan Herve Renard di ronde ketiga.

Rekor Arab Saudi di kandang jauh lebih inferior daripada Timnas Indonesia sepanjang ronde ketiga.

Patrick Kluivert sendiri sukses membawa Timnas Indonesia sapu bersih kemenangan di kandang sendiri.

Namun, potensi kebangkitan Arab Saudi tetap harus diwaspadai.

Skuad Garuda juga harus terus memperbaiki diri sebelum ronde keempat.

Hasil Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ronde Kedua 

16 November 2023 - Arab Saudi 4-0 Pakistan

21 Maret 2024 - Arab Saudi 1-0 Tajikistan

11 Juni 2024 - Arab Saudi 1-2 Yordania

Ronde Ketiga 

5 September 2024 - Arab Saudi 1-1 Timnas Indonesia

10 Oktober 2024 - Arab Saudi 0-2 Jepang

15 Oktober 2024 - Arab Saudi 0-0 Bahrain

20 Maret 2025 - Arab Saudi 1-0 China

10 Juni 2025 - Arab Saudi 1-2 Australia

Sabtu, 14 Juni 2025

Perselisihan Elon Musk dan Donald Trump: Uang vs Kekuasaan

 ELON Musk mungkin memiliki kekayaan yang luar biasa dan kehadiran media sosial yang kuat. Namun, ia menghadapi orang terkuat di Amerika Serikat, yaitu Presiden Donald Trump, yang memiliki kekuasaan sangat besar untuk mengancam bisnis-bisnis Musk. Hampir semua aspek usaha Musk-mulai dari kendaraan listrik hingga eksplorasi ruang angkasa dan teknologi saraf-sangat bergantung pada persetujuan pemerintah, Axios melaporkan.

Apa Latar Belakang Permusuhan Trump dan Musk?

Al Jazeera melansir, perseteruan ini dimulai ketika Musk – penyumbang ratusan juta dolar untuk kampanye pemilihannya kembali dan memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) – secara terbuka mengkritik upaya legislatif unggulan Trump, "One Big, Beautiful Bill."

Musk menggambarkan pemotongan pajak dan peningkatan pengeluaran sebagai "kekejian yang menjijikkan," dan menyalahkan RUU tersebut karena membengkaknya defisit federal.

Perselisihan tersebut dengan cepat meningkat. Musk mengunggah serangkaian kritik tajam terhadap kebijakan dan kepemimpinan Trump, termasuk seruan pemakzulan presiden dan tuduhan yang meledak-ledak dan tidak berdasar bahwa pemerintahan Trump menahan dokumen yang terkait dengan Jeffrey Epstein untuk melindungi reputasi presiden. Unggahan-unggahan ini, terutama yang mengaitkan Trump dengan Epstein, kemudian dihapus oleh Musk.

Trump merespons dengan tegas, menuduh Musk mengkhianatinya karena usulan pemotongan subsidi kendaraan listrik dan mengancam akan membatalkan kontrak pemerintah yang menguntungkan dengan perusahaan-perusahaan Musk.

Trump juga menyatakan dalam sebuah wawancara dengan media bahwa ia tidak berniat untuk memperbaiki hubungan mereka dan memperingatkan Musk tentang "konsekuensi serius" jika ia mendukung tantangan utama terhadap Partai Republik yang mendukung RUU tersebut.

Berbicara dari Ruang Oval dalam sebuah penampilan bersama dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, Trump merefleksikan sejarahnya dengan Musk: "Elon dan saya memiliki hubungan yang hebat. Saya tidak yakin apakah itu akan berlanjut."

Ketika ditanya tentang serangan Musk yang terus-menerus, Trump mengatakan bahwa dia "sangat terkejut." Meskipun Musk tidak secara langsung menghina Trump, presiden mengatakan bahwa dia lebih suka Musk mengkritiknya secara pribadi daripada RUU itu sendiri.

Menanggapi komentar Trump, Musk tidak menahan diri pada X, dengan memposting, "Tanpa saya, Trump akan kalah dalam pemilu, Partai Demokrat akan menguasai DPR dan Partai Republik akan menang 51-49 di Senat." Dia menambahkan, "Sungguh tidak tahu berterima kasih."

Bagaimana Trump Dapat Mengancam Bisnis Musk?

Dalam iklim politik saat ini, di mana norma-norma tradisional sering diabaikan, tidak perlu banyak hal bagi Trump untuk memberlakukan tantangan regulasi yang signifikan terhadap perusahaan-perusahaan Musk. David Wagner, kepala ekuitas di Aptus Capital Advisors, seperti dikutip Axios, berkomentar bahwa memiliki Tesla memiliki risiko yang unik: investor harus khawatir tidak hanya tentang fundamental perusahaan tetapi juga tentang bagaimana berita utama dan ketegangan politik dapat berdampak pada masa depannya.

Sejauh ini, Trump telah mempertahankan sikap publik yang relatif tenang, mengklaim ketidakpeduliannya terhadap pergeseran loyalitas Musk. Namun, Trump memiliki pengaruh yang cukup besar, seperti yang ditunjukkan oleh ancamannya baru-baru ini pada Truth Social untuk mencabut semua kontrak pemerintah dengan perusahaan-perusahaan Musk.

Jajak pendapat YouGov yang dilakukan pada Kamis, 5 Juni 2025, menemukan bahwa di antara orang Amerika yang memiliki pendapat, dukungan untuk mengakhiri kontrak pemerintah dengan Musk lebih banyak daripada yang menentangnya, yaitu dua banding satu.

Pada Jumat pagi, 6 Juni 2025, Trump secara terbuka mengatakan kepada wartawan politik terkemuka bahwa ia tidak tertarik untuk berbicara dengan Musk, meskipun ada laporan bahwa Musk sangat ingin berbicara dengan Trump.

Apa yang Dapat Dilakukan Trump untuk Menekan Musk?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan Trump untuk menekan Musk, mengancam bisnis-bisnisnya yang bergantung pada persetujuan pemerintah:

Membatalkan kontrak untuk peluncuran luar angkasa dan layanan internet Starlink.

Menarik dukungan pemerintah untuk pembelian kendaraan listrik dan infrastruktur pengisian daya.

Meningkatkan pengawasan regulasi terhadap teknologi swakemudi Tesla dan implan otak Neuralink.

Menghapus sekutu Musk dari posisi-posisi penting di pemerintahan, seperti penarikan calon NASA yang mendukung Musk baru-baru ini.

Memanfaatkan izin keamanan, sebuah taktik yang pernah digunakan Trump sebelumnya dan masih menjadi perhatian Musk.

Mengapa Elon Musk Menghapus Beberapa Unggahannya?

Ketika perseteruan tersebut mencapai puncak, Elon Musk secara terbuka menyatakan penyesalannya atas serangkaian unggahan di media sosial yang menyasar Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di X pada hari Rabu pagi, 11 Juni 2025, Musk menulis, "Saya menyesali beberapa posting saya tentang Presiden @realDonaldTrump minggu lalu. Itu sudah kelewatan".

Musk mulai mengamil langkah-langkah untuk meredakan situasi sebelum mengeluarkan penyesalan publiknya. Dia menghapus beberapa unggahannya yang lebih menghasut, termasuk tentang Epstein dan pemakzulan, dan membagikan beberapa konten media sosial Trump yang mendukung penegakan imigrasi dan mengutuk kerusuhan di Los Angeles.

Pesan penyesalan Musk menandai upaya paling signifikan untuk berdamai setelah perselisihan yang sangat publik dan pribadi. Meskipun ia tidak menyebutkan secara spesifik postingan mana yang ia sesali, pernyataannya secara luas ditafsirkan sebagai upaya untuk melewati konflik dan mungkin memperbaiki hubungan dengan Trump, yang sebelumnya memiliki hubungan kerja yang erat dengannya.

Langkah mundur Musk dari tuduhannya yang paling ekstrem kemungkinan besar bertujuan untuk mengurangi potensi dampak politik dan bisnis dari perseteruan ini. Trump mengancam untuk memotong kontrak pemerintah dengan perusahaan-perusahaan Musk, seperti Tesla dan SpaceX, yang sangat bergantung pada kontrak federal.

Selain itu, Tesla menghadapi ancaman yang semakin meningkat terhadap sumber pendapatan yang signifikan: penjualan kredit regulasi kepada produsen mobil lain di bawah peraturan emisi dan efisiensi bahan bakar. Tesla juga menyaksikan penurunan sahamnya yang tajam akibat langsung dari memburuknya hubungan Musk dan Trump.

Rusia Kehilangan 1 Juta Prajurit selama Perang dengan Ukraina

 Rusia dilaporkan kehilangan 1 juta prajurit sejak mencetusnya perang melawan Ukraina.

Dilansir dari Kyiv In Independent, tepatnya 1.000.340 Rusia tewas di di Ukraina sejak dimulainya invasi skala penuh pada 24 Februari 2022, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan pada 12 Juni.

Jumlah tersebut mencakup 1.140 korban yang diderita pasukan Rusia hanya dalam sehari terakhir. Ini menandai pertama kalinya sejak pecahnya perang skala penuh bahwa korban Rusia yang dilaporkan melampaui 1 juta.

Menurut laporan itu, Rusia juga kehilangan 10.933 tank, 22.786 kendaraan tempur lapis baja, 51.579 kendaraan dan tangki bahan bakar, 29.063 sistem artileri, 1.413 sistem roket peluncur ganda.

Kemudian adapula 1.184 sistem pertahanan udara, 416 pesawat terbang, 337 helikopter, 40.435 pesawat tak berawak, 3.337 rudal jelajah, 28 kapal dan perahu, dan satu kapal selam.

Hingga saat ini, belum ada kesepakatan damai antara kedua negara. Namun belum lama ini, ada angin segar dari Rusia.

Dilansir dari Newsweek, Moskow akan mengakhiri perang di Ukraina setelah NATO menarik pasukan dari negara-negara Baltik.

Bukan isapan jempol, hal tersebut dikatakan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan kepada kantor berita negara TASS.

Dalam kutipan yang dikutip Newsweek pada hari Senin, Ryabkov mengklaim jika akar penyebab invasi Moskow ke Ukraina adalah ekspansi NATO ke timur.

Pejabat yang bertanggung jawab atas perundingan dengan Amerika Serikat itu tampaknya telah kembali pada ultimatum Kremlin pra-2022 agar NATO mundur ke perbatasannya pada 1997.

Sebelum invasi skala penuh, Kremlin mengeluarkan ultimatum dengan menyerukan Ukraina untuk melucuti senjata, meninggalkan aspirasi NATO-nya, dan agar aliansi tersebut menarik pasukan dari negara-negara Baltik dan Eropa Timur.

Rabu, 11 Juni 2025

Rekomendasi 5 Parfum Genderless yang Jadi Andalan Gen Z untuk Tampil Beda Tanpa Batas

 Di era di mana batas-batas tradisional mulai kabur, terutama dalam hal gaya dan ekspresi diri, parfum juga mengalami revolusi besar.

Khususnya di kalangan Gen Z, parfum tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang harus dikategorikan ketat berdasarkan gender.

Justru, tren parfum genderless atau unisex kini sedang naik daun. Wewangian yang bisa dipakai siapa saja ini jadi simbol kebebasan, inklusivitas, dan ekspresi diri yang autentik.

Kalau kamu adalah bagian dari generasi yang ingin tampil beda tanpa terjebak stereotip, memilih parfum genderless adalah langkah tepat.

Berikut ini Priangan Insider rangkum 5 parfum genderless yang lagi hits banget dan jadi favorit banyak Gen Z. Selain aromanya yang menarik, parfum-parfum ini punya cerita dan karakter kuat yang bikin siapa saja jatuh cinta.

1. Byredo Gypsy Water – Aroma Kebebasan dan Kealamian

Byredo Gypsy Water menghadirkan sensasi aroma yang seperti membawamu berjalan di hutan pinus sambil ditemani aroma citrus segar dan sedikit sentuhan vanilla hangat.

Komposisinya terdiri dari juniper berries, lemon, sandalwood, dan vanilla, menciptakan perpaduan yang segar namun menenangkan.

Wangi ini cocok untuk mereka yang ingin tampil casual tapi tetap punya kesan elegan dan natural.

Karakter yang ringan tapi memorable membuat Gypsy Water sangat cocok untuk semua gender dan suasana, baik pagi hari di kampus maupun malam santai bersama teman.

2. Le Labo Santal 33 – Klasik yang Bold dan Tak Lekang oleh Waktu

Le Labo Santal 33 telah menjadi ikon dalam dunia parfum genderless. Aroma kayu cendana yang dominan berpadu dengan cedar, iris, dan spicy notes, menciptakan wangi yang kuat tapi tidak berlebihan.

Parfum ini memberikan kesan sophisticated dan edgy sekaligus, cocok buat kamu yang ingin tampil percaya diri dan berbeda.

Daya tarik Santal 33 bukan hanya di aromanya yang unik, tapi juga filosofi di baliknya: kebebasan tanpa batasan, yang resonan dengan semangat Gen Z.

3. Calvin Klein CK One – Wewangian Segar yang Jadi Pionir Parfum Unisex

CK One dari Calvin Klein adalah pelopor tren parfum unisex yang sudah melegenda sejak akhir 90-an dan tetap relevan hingga kini.

Wangi citrus yang ringan berpadu dengan floral dan green notes menciptakan aroma yang segar, bersih, dan sangat versatile.

Parfum ini mudah dikenakan kapan saja dan cocok untuk segala suasana. Kesederhanaan dan kepraktisannya membuat CK One tetap jadi favorit Gen Z yang menginginkan parfum sehari-hari tanpa harus ribet memilih antara parfum pria atau wanita.

4. Maison Margiela Replica ‘Jazz Club’ – Cerita Aroma dari Lounge Klasik

Replica ‘Jazz Club’ membawa pengalaman aroma yang lebih kompleks dan penuh karakter. Dengan campuran aroma rum, vanilla, tembakau, dan sedikit woody notes, parfum ini menghadirkan suasana hangat dan intim ala klub jazz vintage.

Wangi yang kaya dan unik ini sangat cocok untuk kamu yang suka parfum dengan cerita dan mood tertentu, tanpa harus dibatasi gender.

Sensasi nostalgia dan modern yang berpadu membuatnya sangat digemari oleh Gen Z yang mencari keunikan dalam setiap detail penampilan.

5. Tom Ford Neroli Portofino – Kemewahan dengan Aroma Citrus yang Fresh

Neroli Portofino dari Tom Ford merupakan parfum yang menghadirkan kesan mewah dengan aroma citrus segar, neroli, dan sedikit floral yang elegan.

Parfum ini menyajikan keseimbangan sempurna antara keanggunan dan kesegaran yang tidak lekang oleh waktu.

Desain botolnya yang minimalis juga mencerminkan konsep genderless dengan sempurna. Parfum ini cocok untuk berbagai kesempatan, dari aktivitas outdoor hingga acara formal, dan pas untuk kamu yang ingin tampil sophisticated tanpa harus terpaku pada label gender.

Kenapa Parfum Genderless Begitu Diminati Gen Z?

Generasi Z dikenal sebagai generasi yang menghargai kebebasan berekspresi dan keberagaman identitas.

Parfum genderless menjadi salah satu medium mereka untuk mengekspresikan hal tersebut. Selain itu, ada beberapa alasan kuat mengapa parfum tanpa batas gender ini makin populer:

Fleksibilitas penggunaan: Tidak perlu bingung mencari parfum “khusus pria” atau “khusus wanita,” satu parfum bisa dipakai siapa saja sesuai selera.

Mencerminkan kepribadian: Gen Z lebih fokus memilih aroma yang mewakili karakter dan mood mereka daripada sekadar mengikuti tren gender.

Simbol inklusivitas: Parfum genderless mengusung pesan terbuka dan menghargai perbedaan, sesuatu yang sangat diidamkan oleh generasi ini.

Aroma kompleks dan berkualitas: Banyak parfum genderless menawarkan komposisi aroma yang sophisticated, tidak monoton, dan dibuat dengan bahan-bahan premium.

Memilih parfum kini bukan lagi soal mematuhi aturan gender, tapi lebih ke soal bagaimana kamu ingin dunia mengenal dirimu melalui aroma.

Parfum genderless memberikan pilihan yang lebih luas dan personal. Dari Byredo Gypsy Water yang natural hingga Tom Ford Neroli Portofino yang mewah, semua mewakili semangat kebebasan dan keberanian Gen Z untuk tampil otentik tanpa harus dibatasi oleh label.

Jadi, siap untuk eksplorasi wewangian yang benar-benar mewakili siapa kamu? Jangan takut buat coba parfum genderless dan jadi trendsetter yang sesungguhnya.

Senin, 09 Juni 2025

Malaysia vs Vietnam: Jadwal Tanding, Info Live Streaming, & Prediksi Skor

 LAGA menarik akan tersaji pada lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027 grup F, yang akan mempertemukan Malaysia vs Vietnam.

Pertandingan tersebut akan digelar Selasa, 10 Juni 2025 pukul 20.00 WIB di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Duel sesama ASEAN ini tentu akan menarik perhatian pencinta sepak bola di Asia Tenggara.

Vietnam sedang dalam performa puncak, dengan 11 laga tak terkalahkan dan 15 gol dalam lima pertandingan terakhir.

Sedangkan tuan rumah Malaysia, di bawah asuhan pelatih Peter Cklamovski, menunjukkan kemajuan dengan gaya bermain fisik dan serangan balik cepat.

Akan tetapi, lini belakang mereka begitu rapuh, kebobolan tiga gol dalam laga persahabatan terakhir melawan Cape Verde

Bermain di kandang dengan dukungan suporter fanatik, Malaysia berharap bisa memanfaatkan celah di lini pertahanan Vietnam yang sering bermain tinggi.

Namun, Vietnam memiliki keunggulan head-to-head, tidak pernah kalah dari Malaysia dalam lebih dari satu dekade, dan konsisten di turnamen regional.

Pertandingan ini krusial karena kemenangan akan membuka peluang besar untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2027.

Vietnam lebih diunggulkan berkat momentum dan koordinasi tim yang solid.

Timnas Malaysia akan hadir dengan kekuatan baru saat menantang Vietnam pada matchday 2 Kualifikasi Piala Asia 2027 Grup F.

Pasalnya lima pemain naturalisasi baru sudah diresmikan. Meski naturalisasi kelima pemain itu menimbulkan banyak pertanyaan, tetapi tampaknya mereka tetap bisa bermain dan diturunkan untuk menambahkan kekuatan Malaysia saat bersua juara AFF 2024, Vietnam.

Sementara itu, di kubu The Golden Star, Vietnam, kondisi berbeda terjadi. Tiga pemain kunci yakni Nguyen Cong Phuong, Bui Hoang Viet Anh, dan Nguyen Thanh Binh dipastikan absen karena cedera.

Jadwal Tanding Malaysia vs Vietnam

Duel Malaysia vs Vietnam akan dihelat di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada Selasa, 10 Juni 2025 pukul 20:00 WIB.

Info Live Streaming Laga Malaysia vs Vietnam

Dilansir dari goal.com., laga kualifikasi Piala Asia 2027 antara Malaysia vs Vietnam akan disiarkan secara live streaming oleh ASTRO ARENA CH 801, Selasa (10/06/2026), pukul 20.00 WIB.

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam

Duel sesama negara ASEAN antara Malaysia vs Vietnam bakal menarik disaksikan. Kedua tim akan sama-sama mengincar kemenangan.

Meski dalam lima perjumpaan terakhir Golden Star Warriors selalu menang, tetapi Harimau Malaya kali ini akan tampil percaya diri dengan tambahan amunisi beberapa pemain naturalisasi.

Malaysia akan tampil all out di kandang agar tidak dipermalukan lagi oleh Vietnam.

Namun, diprediksi pertandingan akan berjalan ketat dan berakhir dengan kemenangan tipis Vietnam dengan skor 1-2.

Sabtu, 07 Juni 2025

Tawaran Menggiurkan Atletico Madrid ke AC Milan untuk Bajak Theo Hernandez

 Belum adanya kesepakatan dengan Al Hilal membuat Atletico Madrid memberikan tawaran menggiurkan kepada AC Milan untuk membajak Theo Hernandez.

Atletico Madrid berupaya masuk dalam perburuan Theo Hernandez yang akan dilepas oleh AC Milan ke Al Hilal.

Rossoneri dan klub Arab Saudi itu kabarnya sudah sepakat dengan biaya transfer sebesar 35 juta euro (Rp650 miliar).

Meski kedua klub sudah sepakat, Al Hilal belum bisa meresmikan Hernandez.

Pasalnya bek kiri berusia 27 tahun itu belum mencapai kesepakatan personal dengan The Blue Waves.

Di tengah belum adanya kesepakatan yang terjalin, Atletico pun mencoba peruntungan dengan ikut masuk ke dalam perburuan bek Timnas Prancis itu.

Dilaporkan oleh Gianluca Di Marzio, Los Rojiblancos telah mengirimkan tawarannya kepada Milan.

Tawaran ini bukanlah segepok uang seperti yang ditawarkan oleh Al Hilal.

Atletico disebutkan mengajukan satu pemain plus uang tunai untuk memboyong Hernandez.

Disebutkan pemain yang diajukan oleh Atletico ke Milan untuk menggaet Hernandez adalah Nahuel Molina.

Sayangnya, belum diketahui berapa nominal yang diajukan oleh tim asal Spanyol itu kepada Il Diavolo Rosso.

Meski mendapatkan tawaran tukar tambah pemain, AC Milan kabarnya lebih memilih menjual Theo Hernandez.

Tim yang kini ditukangi Massimiliano Allegri itu lebih memilih mendapatkan dana segar untuk mencari penggantinya.

Di sisi lain, Nahuel Molina bukanlah pemain yang dibutuhkan oleh Milan saat ini.

Pemain Atletico Madrid itu berposisisi asli sebagai bek kanan, posisi yang menumpuk di skuad Milan.

Di skuadnya saat ini, Rossoneri memiliki empat bek kanan pada diri Alex Jimenez, Emerson Royal, Filippo Terracciano, dan Alessandro Florenzi.

Meski Florenzi akan angkat kaki, tetap saja pos bek kanan Milan masih dihuni oleh tiga pemain lainnya.

Alhasil, Atletico Madrid harus bisa menyamai tawaran Al Hilal jika masih ingin mendatangkan Theo Hernandez.

Sekadar informasi tambahan, Theo Hernandez belum mencapai kata sepakat dengan Al Hilal karena masalah gaji

Dilaporkan jika Hernandez meminta gaji sebesar 20 juta euro (Rp371,9 miliar) per musim.

Permintaan itu jauh lebih tinggi dibanding tawaran Al Hilal yakni sebesar 15 juta euro (Rp278,9 miliar).

Di tengah kebuntuan ini, Hernandez dilaporkan masih menunggu tawaran dari klub besar Eropa lainnya.

Pasalnya, eks pemain Real Madrid tersebut masih tertarik bermain di level teratas.

Keinginannya bermain di Eropa juga tak lepas dari fakta jika dirinya ingin masuk ke skuad Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia Vs China: 4 Kiper Bersaing, Kans Debut Audero

 Timnas Indonesia akan mengalami perubahan besar di posisi kiper saat menghadapi China dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, harus absen karena akumulasi kartu kuning. Sehingga, pelatih Tim Garuda, Patrick Kluivert, pun harus mencari pengganti.

Untuk agenda internasional di bulan Juni, Kluivert memanggil lima kiper. Dari lima penjaga gawang itu, biasanya akan dipilih tiga untuk mengisi skuad pada hari pertandingan yang terdiri dari 23 pemain.

Emil Audero Mulyadi, kiper yang baru dinaturalisasi pada Maret 2025 silam, diprediksi akan menjadi pilihan utama dalam laga Timnas Indonesia vs China.

Walaupun Emil Audero menghabiskan musim 2024-2025 di Palermo, tim kasta kedua Liga Italia, kualitasnya dinilai masih berada di atas para kiper lokal yang dipanggil Kluivert.

"Saya senang, saya sangat bangga bisa di sini, saya cuma fokus pada pertandingan," ujar Emil Audero dalam sesi latihan di Stadion Madya

"Hal terpenting adalah tetap fokus pada apa yang bisa dilakukan dalam pekerjaan saya," katanya menambahkan.

Di belakang Emil, ada tiga kiper lokal yang bersaing, yaitu Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya.

Dengan hanya dua kursi di bangku cadangan, satu dari mereka harus dicoret dari skuad.

Sejauh ini, Ernando telah mengumpulkan 13 caps, sedangkan Nadeo memiliki 24 penampilan bersama Timnas Indonesia.

Modal pengalaman tersebut menjadikan mereka sebagai kandidat kuat untuk jadi pelapis Audero dalam laga Timnas Indonesia vs China.

Reza Arya Pratama, di sisi lain belum memiliki caps dan hanya pernah dipanggil masuk tim tanpa diberikan kans debut.

Ketika menghadapi Jepang pekan depan, dua dari tiga kiper lokal tadi kemungkinan akan keluar dari skuad. Sebab, Maarten Paes sudah kembali dari skorsing.

Selasa, 03 Juni 2025

Waspadai indikasi gangguan ginjal pada anak

 Ketua Unit Kerja Koordinasi Nefrologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR. Dr. Eka Laksmi Hidayati, Sp.A, Subsp.Nefro(K) menyampaikan bahwa demam berulang yang tidak disertai batuk dan pilek bisa jadi mengindikasikan adanya gangguan ginjal pada anak.

"Gejalannya biasanya dari gejala infeksi saluran kemih, jadi anak yang sering demam berulang, demam tanpa batuk pilek yang umumnya satu paket jadi influenza, itu kita wajib melakukan pemeriksaan urine untuk kita mengetahui apakah dia infeksi saluran kemih," kata Eka

Ia menambahkan, gejala infeksi saluran kemih biasanya muncul mendadak pada anak.

Kalau gejala-gejala infeksi saluran kemih muncul pada anak balita, ia mengatakan, maka pemeriksaan USG perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya batu ginjal.

Dokter Eka mengatakan bahwa gangguan ginjal bisa menyebabkan sindrom nefrotik, membuat tubuh mengeluarkan terlalu banyak protein lewat urine sehingga seluruh tubuh anak bisa menjadi bengkak.

"Itu biasanya terjadi pada anak yang sebelumnya sehat, kemudian mendadak terjadi bengkak," katanya.

"Karena memang sindrom nefrotiknya itu bukan sesuatu yang berjalannya lambat, relatif akan terlihat dalam waktu mungkin dua minggu, itu sudah bisa sangat jelas bengkaknya," ia menambahkan.

Eka menyampaikan bahwa sindrom nefrotik merupakan gangguan ginjal yang paling banyak ditemukan pada anak di Indonesia. Gangguan ginjal ini banyak terjadi pada anak berusia dua sampai enam tahun.

Dia menekankan pentingnya penyediaan fasilitas kesehatan yang bisa menangani penyakit ginjal pada anak secara tuntas di setiap provinsi dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan tersebut.

Wamendagri ajak kepala daerah perkuat solidaritas Indonesia Emas 2045

 Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengajak kepala daerah di seluruh Indonesia untuk meningkatkan solidaritas dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Hal ini disampaikan Ribka saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang mengusung tema “Perkuat Solidaritas Daerah dalam Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045" di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut)

Menurut dia, solidaritas dan komitmen merupakan kunci utama keberhasilan visi tersebut. Dia menegaskan munas tersebut merupakan forum strategis bagi kepala daerah, khususnya bupati, untuk menyelaraskan program dukungan terhadap visi dan misi Asta cita Presiden Prabowo Subianto.

Pasalnya, berbagai program kerja APKASI selama lima tahun mendatang dibahas dalam forum tersebut.

"Tema ini menjadi semangat dan motivasi para bupati dalam rangka mendukung program-program APKASI yang direncanakan, yang sudah digagas dalam beberapa hari ini, untuk menuju lima tahun ke depan," kata Ribka dalam keterangannya di Jakarta

Ia menambahkan APKASI memiliki posisi strategis sebagai jembatan aspirasi para bupati kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Oleh karena itu, Ribka berharap solidaritas di antara jajaran APKASI dapat terbangun secara kuat, meskipun menyadari bahwa para bupati memiliki kesibukan masing-masing.

Dirinya menyebut solidaritas tersebut dapat ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam Munas dari awal hingga akhir kegiatan. Ia menyoroti masih adanya sejumlah bupati yang tidak mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kondisi ini pun diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja organisasi.

Di sisi lain, Ribka menyambut baik terpilihnya Bupati Lahat Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum APKASI periode 2025–2030. Ia berharap di bawah kepemimpinan Bursah, APKASI dapat memberikan kontribusi pemikiran baru dalam memajukan bangsa.

Ribka juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus periode sebelumnya.

"Saya juga ucapkan selamat atas nama keluarga besar Kementerian Dalam Negeri, semoga dalam pelaksanaan tugas-tugas ke depan APKASI akan lebih baik dari hari ini," pungkasnya.

Turut hadir dalam Munas tersebut antara lain Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Ketua Umum APKASI periode 2021-2025 Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Penjabat Sementara (Pjs.) Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, jajaran Dewan Pengurus APKASI, serta para bupati.